Nabi Islam

Nabi dalam agama Islam merupakan orang yang diberi wahyu (ajaran Islam yang mengandung peraturan tertentu) oleh Allah sebagai panduan hidup.

[sunting] Perbedaan nabi dan rasul

Rasul adalah nabi yang diperintahkan Allah untuk menyampaikan wahyu kepada kaumnya pada zamannya. Percaya kepada para nabi dan para rasul merupakan Rukun Iman yang keempat dalam Islam.

Kata “nabi” berasal dari kata naba yang berarti “dari tempat yang tinggi”; karena itu orang ‘yang di tempat tinggi’ semestinya punya penglihatan ke tempat yang jauh (kias untuk masa depan) yang disebut nubuwwah. Para Nabi boleh menyampaikan wahyu yang diterimanya tetapi tidak punya kewajiban atas umat tertentu atau wilayah tertentu. Sementara, kata “rasul” berasal dari kata risala yang berarti penyampaian. Karena itu, para rasul, setelah lebih dulu diangkat sebagai nabi, bertugas menyampaikan wahyu dengan kewajiban atas suatu umat atau wilayah tertentu. Dari semua rasul, Nabi Muhammad sebagai ‘Nabi Penutup’ yang mendapat gelar resmi di dalam Al-Qur’an Rasulullah adalah satu-satunya yang kewajibannya meliputi umat dan wilayah seluruh alam semesta ‘Rahmatan lil Alamin’.

[sunting] Nabi dan rasul dalam Al-Qur’an

Al-Qur’an menyebut beberapa orang sebagai nabi. Nabi pertama adalah Adam. Nabi sekaligus rasul terakhir ialah Nabi Muhammad yang ditugaskan untuk menyampaikan Islam dan peraturan yang khusus kepada manusia di zamannya sehingga hari kiamat. Yesus atau Isa yang lahir dari Perawan Maria (Maryam) juga dianggap sebagai seorang nabi.

Tidak diketahui berapakah jumlah nabi yang sebenarnya tetapi diperkirakan mereka berjumlah lebih kurang 124.000 orang sedangkan para rasul diperkirakan berjumlah 300 orang. Walau bagaimanapun jumlah ini tidak dapat dipastikan.
Selain ke-25 nabi sekaligus rasul, ada juga nabi lainnya seperti dalam kisah Nabi Khidir bersama Nabi Musa yang tertulis dalam Surah Al-Kahfi ayat 66-82. Terdapat juga kisah Nabi Uzair (Ezra) dan Syamuil (Samuel).

Juga nabi-nabi yang tertulis di Hadits dan kitab-kitab, seperti Nabi Yusya’ bin Nun (Yoshua), Nabi Dhu al Qarnain (Iskandar Zulkarnain), dan Nabi Iys.

Sedangkan orang suci yang masih menjadi perdebatan sebagai seorang Nabi atau hanya wali/waliyah adalah Maryam (Ibunda Isa a.s.), dan Luqman (dalam Q.S. Luqman).

Nabi Islam dalam Al Qur’an
Adam Idris Nuh Hud Saleh Ibrahim Luth Ismail Ishaq Yaqub Yusuf Ayyub
آدم ادريس نوح هود صالح ابراهيم لوط اسماعيل اسحاق يعقوب يوسف أيوب
Adam Henokh Nuh Heber Syela Abraham Lot Ismael Ishak Yakub Yusuf Ayub

Syu’aib Musa Harun Dzulkifli Daud Sulaiman Ilyas Ilyasa Yunus Zakaria Yahya Isa Muhammad
شعيب موسى هارون ذو الكفل داود سليمان إلياس اليسع يونس زكريا يحيى عيسى محمد
Yitro Musa Harun Yehezkiel Daud Salomo Elia Elisa Yunus Zakharia Yohanes Yesus Paraclete

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: