Paolo Maldini

Siapa tak kenal nama besar Paolo Maldini, salah satu bek paling tangguh yang masih bermain saat ini. Kemampuannya memainkan peran sebagai bek central dan bek kiri sulit ditandingi, dan beberapa penghargaan atas prestasinya membuat iri pemain lain.

Maldini lahir di Milan, 26 Juni 1968. Ia mewarisi bakat ayahnya yang juga pemain bola terkenal, Cesare Maldini. Maldini sebagai putra lokal bergabung dengan klub besar di kotanya, AC Milan pada usia yang sangat belia. Namun ia baru memulai debutnya bersama AC Milan di tim senior pada tahun 1985, saat melawan Udinese.

Pada tahun 1988, Maldini mendapatkan gelar seri A untuk pertama kalinya. Setahun kemudian ia memenangkan Piala Champions pada 1989 dan 1990. Jeda empat tahun Maldini kembali meraih gelar Piala Champions pada 1994 dengan kemenangan 4-0 melawan Barcelona.

Masih ditahun yang sama, Maldini dinobatkan menjadi bek pertama yang terpilih sebagai Pemain Terbaik Dunia. Penghargaan itu menempatkan dirinya sekelas diatas bek-bek berbakat dunia lainnya.

Pada 2003, Maldini yang menjadi kapten AC Milan, berhasil membawa Piala Champions untuk yang keempat kalinya, setelah menundukkan musuh bebuyutannya, Juventus di Old Trafford lewat adu penalti. Kemenangan itu pula yang mengantarnya menyamai prestasi ayahnya, Cesar Maldini yang juga memenangkan piala Champions di Inggris pada 1963.

Pada musim yang sama, 2003, Milan juga menjuarai Piala Italia. Dan pada 2004, ia membawa Milan merebut gelar juara Seri A untuk yang ketujuh kalinya.

Karirnya bersama timnas Italia dimulai di Piala Eropa 1988 Jerman [Barat]. Pada saat itu Italia harus tersingkir pada babak semifinal. Maldini juga memperkuat timnas pada dua Piala Eropa setelahnya, 1996 [tersingkir di putaran awal] dan pada 2000, menjadi Runner Up, kalah oleh Perancis.

Pada Piala Dunia, Maldini bermain empat kali untuk Italia [90,94,98, dan 2002] dan menjadi kapten timnas pada piala Dunia 1998 dan juga pada tahun 2002. Penampilan terbaik bersama timnas Italia diperlihatkannya pada saat final Piala Dunia 1994 di Amerika. Italia kalah adu penalti dari Brasil.

Hingga saat ini Paolo Maldini masih menjadi salah satu pemain terbaik di seri A, dengan tetap dipercaya pelatih, Carlo Ancceloti menjadi Kapten AC Milan. Dalam sepakbola Italia, Maldini dikenal sebagai pemain paling loyal. Mulai pertama kali berkarir hingga menjelang tutup karir, ia tetap setia mengenakan seragam Rossoneri. Dedikasinya yang tinggi pada klub cukup memberikan kekaguman tersendiri bagi para penggemarnya.

400x400_paolomaldininew.jpg

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: